Cara Mencukur Kumis Yang Benar

Mencukur kumis adalah hal rutin bagi hampir semua pria. Meskipun kedengarannya mudah, masih banyak yang tidak yakin cara mencukur kumis mereka dengan benar. Bahkan, mencukur kumis dengan sembarangan akan membuat kumis jadi tidak menarik, tetapi juga dapat menyebabkan iritasi kulit wajah dan bahkan cedera. Oleh karena itu, lihat tips berikut untuk mencukur kumis yang bagus dan nyata untuk menghindari hal-hal ini!

  1. Kumis harus dalam keadaan basah atau lembab

Banyak orang segera mencukur kumis atau jenggotnya dalam keadaan kering, ini mempersulit proses pencukuran. Cobalah untuk membasahi kumis atau jenggot Anda sebelum bercukur. Kumis dapat dicuci terlebih dahulu atau basahi area yang akan dicukur dengan handuk lembab, tepat sebelum mencukur kumis atau jenggot. Rambut atau kumis basah menjadi lemas sehingga lebih mudah saat dicukur.

2. Menggunakan krim cukur

Jika tidak cukup untuk melembabkan kumis, Anda dapat menggunakan krim untuk memudahkan proses mencukur kumis. Gunakan krim serut untuk bercukur dengan mudah, tetapi juga bisa mencegah kulit Anda iritasi yang disebabkan oleh pisau cukur. Selain itu, krim membuat permukaan kulit lebih halus akan meminimalkan pisau cukur macat dan kulit tergores.

3. Oleskan krim dengan gerakan memutar ke atas Fashion Article

Cara mencukur kumis dengan krim yaitu dengan menggosoknya memutar ke atas. Ini berfungsi untuk menaikkan kumis sehingga pisau cukur dapat mencukur kumis lebih efektif.

4. Hindari menekan pisau cukur terlalu kuat.

Terkadang pria suka menekan pisau cukur untuk membuat hasil cukur lebih bersih. Malah hal ini membuat kulit pada wajah dapat teriritasi, karena mengikis bagian atas kulit dan membuat pori-pori kulit jauh lebih besar. Pastikan untuk mencukur dengan benar seperti langkah sebelumnya, Anda akan mendapatkan hasil yang baik.

5. Cukur kumis ke arah tumbuhnya

Banyak orang mencukur kumis mereka berlawanan arah dengan pertumbuhannya karena dianggap dapat mencukur lebih bersih. Kebalikannya, hal ini akan menyebabkan peningkatan aliran darah ke permukaan kulit, sehingga dapat menyebabkan cedera. Selain itu, itu juga akan membuat kumis semakin kasar dan berantakan, tumbuh tidak teratur dengan ujung yang lebih tajam.

6. Bersihkan wajah setelah bercukur

Setelah mencukur wajah Anda, cucilah dengan air dingin untuk membantu menutup pori-pori pada kulit yang terbuka karena dicukur. Gunakan pembersih wajah yang berkualitas sehingga tidak membuat bagian yang dicukur terasa sakit. Jika perlu, gunakan juga toner untuk melembabkan area wajah yang dicukur. Untuk kulit wajah sehat, Anda bisa menggunakan perawatan kulit.

admin

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *